>Kain melekat di punggung

>Ada  seorang kanak kanak lelaki yang nakal.Umurnya 5 tahun.  Dia akan  memerhatikan muka ayahnya samaada ayahnya suka atau marah kalau dia melakukan sesuatu yang dia tak pasti betul atau salah. 


Kalau suka, ayahnya tidak senyum atau cakap apa apa hanya diam sahaja,tapi kalau marah sebaliknya. Ayahnya akan menjeling. Jadi itulah body language yang telah di fahami oleh si anak tadi.


Pada suatu hari si ayah telah membawa si anak ke masjid untuk solat.Tujuan ayahnya adalah untuk mendidik anaknya supaya rajin ke masjid.


Semasa sembahyang, si anak mengikut cara ayahnya sembahyang .Bangun, rukuk,sujud semuanya di ikut. Tetapi pada rakaat terakhir semasa bangun dari sujud seorang makmum di hadapan anaknya telah melekat kainnya di celah celah punggung. 


Si anak merasa kasihan, lalu dia dengan baik hatinya menarik keluar sedikit kain yang masuk ke celah punggung makmum di depannya itu. Apa lagi,si makmum tu menggeliat sedikitlah  kerana geli!.



Selepas itu ,si anak memandang ke arah ayahnya, ingin tahu adakah ayahnya suka atau tidak dengan perbuatan baiknya itu. Bila dia memandang ayahnya, si ayah yang dah marah terjeling ke arahnya. 


Jadi si anak memahami bahawa ayahnya tidak suka dengan perbuatannya itu. Dia pun ,dengan menggunakan empat jari tangannya , memasukkan semula kain si makmum tadi ke dalam celah celah punggungnya. Apalagi !, menggeliat lagi la orang tua tu!…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s